Ikke Nurjanah Sedih Dangdut Lebih Dihormati di Negara Lain

23 August 2016

Sebuah pengalaman besar bagi Ikke Nurjanah bisa memperkenalkan musik asli Indonesia, dangdut, ke Amerika Serikat. Pada 2009 silam, Ikke Nurjanah mengaku dapat sambutan luar biasa saat jadi pembicara di Pittsburgh University, soal dangdut.

Dalam acara tersebut, banyak sekali dari para peserta Asing yang penasaran dan tertarik untuk mengenal musik dangdut secara lebih dalam lagi.

"Mereka menyenangkan, ada banyak pertanyaan yang kritis dari mereka, saya kebingungan juga sempat, kalau idealis saya sebagai pelaku ingin dangdut jadi eksis," ujar Ikke Nurjanah di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2016).

 

Menurut Ikke Nurjanah, hal ini berbanding terbalik dengan sambutan rakyat Indonesia. Karena, sebagian dari mereka ada yang menganggap remeh musik dangdut.

"Agak sedih kalau di tempat kita sendiri dianggap enggak penting, mungkin hanya bentuk waktu, proses, orang suka atau enggak itu memang hak," tutur Ikke Nurjanah.

Fenomena menyedihkan ini memang jadi tugas tersendiri untuk Ikke Nurjanah dan kawan-kawan. Tugas bagaimana menanamkan kesadaran bahwa musik dangdut sangat berharga dan patut dibanggakan.

 

 

"Cuman buat aku, di antara kita, bagaimana kasih tahu (sebagian masyarakat Indonesia) kalau dangdut itu bukan untuk lucu-lucuan saja," ia mengungkapkan

Sementara itu, 1 September 2016, Ikke Nurjanah akan kembali menapakkan kaki di Amerika Serikat untuk mengadakan konser di tiga kota besar Amerika, seperti Washington D.C, Philadelphia, dan New York City.

Selain itu, mantan istri Aldi Bragi ini juga akan menjadi pembicara serta mengadakan bedah buku bertajuk Diary Dangdut Ikke Nurjanah. (Ufa/Gie)

 

http://showbiz.liputan6.com/read/2580798/ikke-nurjanah-sedih-dangdut-lebih-dihormati-di-negara-lain